Journalist Club Sisma

Berdiri, Berlari, Mengejar Informasi

Robot Terbang UGM Raih Medali Emas Olimpiade Robot Internasional

YOGYAKARTA – Tim Robot Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil meraih medali emas dalam ajang Olimpade Robot Internasional (ORI) ke-13 di Universitas Tarumanegara, yang digelar 15-17 Desember 2011 lalu.

Olimpade sendiri diikuti sekitar 100 tim dari 13 negara di dunia. Negara tersebut antara lain dari Kanada, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Jepang, Cina, Indonesia, Malaysia, USA, New Zealand, dan tiga negara lain.

Tim Robot UGM yang bernama Tim Boyo Instrument (TBI) ini berhasil menang dalam kategori kreatif robot. Tim ini membuat dua robot dalam kontes tersebut, yaitu robot terbang/Quadcopter yang benama Sipitung dan robot mobil/Explorer Bot yang diberinama Paijo. Baca lebih lanjut

Iklan

Januari 5, 2012 Posted by | Iptek | , , , | Tinggalkan komentar

K-MAX, Helikopter Tanpa Awak

Kini helikopter pun sudah tanpa awak. Militer AS telah menguji helikopter tanpa awak untuk beroperasi di zona perang di Afghanistan pada 17 Desember 2011. Helikopter canggih bernama K-MAX itu merupakan buatan Lockheed Martin/Kaman. Selama ini pabrik tersebut juga dikenal sebagai produsen pesawat tempur. Sesuai dengan namanya, K-MAX mampu terbang jauh membawa beban kargo. K-MAX akan bertugas mengantarkan pasokan ke pasukan AS di Afghanistan.

Mau tahu daya angkutnya? K-MAX sanggup mengangkut pasokan amunisi seberat 3,5 ton dan menjelajah sejauh 403 km. Saat tiba di lokasi tujuan, kargo akan diturunkan secara otomatis bahkan dalam lingkungan yang bervariasi. Meski tangguh, K-MAX tidak dirancang untuk menghadapi konfrontasi dengan musuh. Tapi setidaknya, helikopter tanpa awak ini menjadi aset berhaga untuk menghindari konfrontasi pasukan saat mengirim pasokan di darat. Para pejabat Baca lebih lanjut

Januari 5, 2012 Posted by | Iptek | , , , | Tinggalkan komentar

Pembangkit Listrik Kuba Gunakan Energi Tebu

tenaga tebuKuba segera membuka pembangkit listrik dengan bahan bakar nabati (biofuel). Kuba berharap sekitar 30 persen energi mereka mampu dipenuhi dengan menggunakan energi sari tebu ini.

Pembangkit listrik itu dibangun di Provinsi Ciego de Avila yang jaraknya 400 kilometer dari Havana. Selain menggunakan gula tebu, pembangkit ini juga akan menggunakan arang dari kayu ‘Marabu’ yang dikenal memiliki kualitas baik.

Pemimpin perusahaan gula Azcuba, Angel Mendez, kepada komite parlemen Kuba mengatakan awalnya ide itu digunakan untuk menjalankan pabrik gula. Baca lebih lanjut

Desember 27, 2011 Posted by | Iptek | , , | 2 Komentar