Journalist Club Sisma

Berdiri, Berlari, Mengejar Informasi

Saatnya untuk Berani Menulis

Oleh : Syamsuwal Qomar

“Pernahkah terpikir seandainya nenek moyang kita tidak meninggalkan tulisan di candi, di prasasti, di lontar, atau yang lain… betapa susahnya kita menelusuri jejak-jejak sejarah kita.”

(Dr. Jumadi,  pengantar dalam buku Menulis Sangat Mudah karya Ersis Warmansyah Abbas)

Para cerdik cendekia, mereka yang memiliki pikiran terbuka kebanyakannya percaya, menulis adalah sesuatu yang sangat berharga untuk memaknai kondisi atau keadaan yang menimpa mereka. Baca lebih lanjut

Iklan

Juli 21, 2010 Posted by | Artikel, Jurnalistik | , , | Tinggalkan komentar

Tips Menulis Cerpen

Struktur
Para penulis pemula seringkali disarankan untuk menggunakan pengandaian berikut ini ketika mulai menyusun cerpen mereka:

  1. Taruh seseorang di atas pohon.
  2. Lempari dia dengan batu.
  3. Buat dia turun.

Kelihatannya aneh, tapi coba Anda pikirkan baik-baik, karena saran ini bisa diterapkan oleh penulis mana saja. Nah, ikuti langkah- langkah perencanaan seperti yang disarankan di bawah kalau Anda ingin menulis cerpen-cerpen yang hebat. Baca lebih lanjut

Juli 15, 2010 Posted by | Cerpen | , , , | 7 Komentar

Manfaat Menulis untuk Kesehatan Mental

Menulis bisa membuat gila? Lalu untuk apa menulis?

Bagi sebagian orang, menulis dianggap membosankan. Buang waktu hanya untuk sebuah tulisan yang belum tentu dibaca, disukai atau dinikmati orang lain. Sah-sah saja sih berpendapat seperti itu karena tiap orang punya kepentingan dan keinginan yang berbeda dengan menulis. Bagi yang telanjur menganggap menulis itu gak penting, luangkan sedikit waktu untuk sekedar merenung : apa arti tulisan dan mengapa orang mau menulis bahkan bisa menulis. Alasannya pasti beragam, mulai dari sekedar hobi, mengembangkan bakat (alih-alih jadi bakat ku butuh…), Baca lebih lanjut

Juni 20, 2010 Posted by | Artikel, Jurnalistik | , , , | 7 Komentar

Menulis dengan Hati, Sebuah Energi Tulisan

Menulislah dengan hati karena hati senantiasa mengerti, menuntun jiwa untuk memberi dan berbagi.

Menulis bukan sekedar menyampaikan ide, informasi atau sejumlah data dan peristiwa. Lebih dari itu, menulis merupakan energi, memerlukan energi dan dapat memberikan energi bagi penulis juga pembacanya. Menulis dengan hati, merupakan energi yang akan membuat sebuah tulisan berkarakter dan natural karena energi yang diperlukan dan digunakan bersumber dari hati penulisnya, sehingga tulisan pun memberikan energi berupa kepuasan dan semangat untuk berkarya bagi penulisnya. Faktanya, sebuah tulisan yang ditulis dengan hati seringkali memberikan energi bagi pembacanya berupa inspirasi yang bisa saja mengubah pola pikir dan caranya bersikap. Semua yang dikukan dengan hati akan menyentuh hati, tertanam di hati dan menjadi energi hati. Lalu darimana datangnya energi menulis, apa saja bentuknya dan sepenting apakah? Baca lebih lanjut

Juni 20, 2010 Posted by | Artikel, Jurnalistik | , , , | 4 Komentar

Langkah Jitu Menulis Artikel

Menulis merupakan kegiatan yang menyenangkan. Selain bisa dinikmati orang lain, juga sangat bermanfaat bagi diri sendiri. Menulis merupakan aktivitas belajar untuk merangsang potensi otak, sikap kritis dan kedewasaan berpikir serta memperluas wawasan. Menulis tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang. Juga, tidak ada aturan yang menjelimet yang harus ditaati secara ketat. Belakangan, aktivitas menulis semakin bergaya ‘santai’ namun tidak lepas dari tujuan awal penulisan.

Artikel adalah salah satu ragam tulisan yang banyak digemari, selain relatif pendek dibanding menulis paper, novel atau buku, juga isi artikel langsung pada inti masalah atau topik yang dibahas, sehingga membutuhkan waktu yang singkat untuk memahaminya. Berbagai jenis dan ragam penulisan artikel sebagai berikut : Baca lebih lanjut

Juni 15, 2010 Posted by | Artikel, Jurnalistik | , , , | Tinggalkan komentar

Kebiasaan Buruk Waktu Menulis

Tulis menulis adalah kegiatan yang teramat menarik. Ini dibuktikan dengan banyaknya kreator, mulai dari kreator tulisan yang berbau sastra, karya ilmiah, berita, sampai komentar-komentar yang sederhana.

Media yang digunakanpun saat ini telah berkembang tidak hanya kertas, surat kabar, dunia maya pun adalah guduangnya segala macam tulisan. Sekarangpun, yang sedang anda baca tulisan juga bukan?

Nah, berikut adalah kendala yang dialami ketika kita menulis : Baca lebih lanjut

Mei 9, 2010 Posted by | Artikel, Jurnalistik | , , , | 2 Komentar

Ayo Menulis !!

ayo menulis

“Berbicara itu mudah, memang. Dan, menulis itu gampang. Hanya, membuat tulisan yang berjiwa atau memiliki roh, itu perlu sentuhan. Sentuhan rasa dan hati” dengan mengutip ungkapan dari salah satu penulis bernama I Wayan Ananta Wijaya.

Menulis adalah potensi yang dimiliki oleh siapa pun. Siapa pun bisa menulis asalkan memiliki komitmen dan tekat yang kuat. Hal yang sama juga dipaparkan oleh Drs.I Made Rena Atmaja, selaku Pembina jurnalistik SMAN 7 Denpasar. “Menulis adalah suatu kebiasaan, kita dituntut untuk lebih sering membaca, karena dari membaca kita dapat mengetahui tulisan-tulisan yang baik”

“Tulisan yang baik adalah tulisan yang mampu menghipnotis pembacanya agar mau mengikuti apa yang ada dalam pikiran kita” Jelasnya. Memang, dalam membuat sebuah tulisan seseorang harus melalui berbagai tahapan proses terlebih dahulu. Diantara proses-proses itu ialah kesetiaan dirinya untuk terus menggali potensi diri, mendalami berbagai teknik pengembangan tulisan serta terus meningkatkan ilmu pengetahuan.

Untuk belajar menulis caranya sangat mudah. Tuliskanlah apa saja yang pernah terlintas di kepala kita. Setiap ide yang muncul harus segera ditangkap. Tak jadi soal tulisan itu tidak selesai dalam satu kali hentakan. Tapi setidaknya akan menjadi tabungan berlimpah manakala suatu saat kita mentok dan menemukannya kembali dalam kertas yang berceceran sebagai harta karun yang paling berharga. Baca lebih lanjut

Maret 25, 2010 Posted by | Artikel, Jurnalistik | , , , , | 175 Komentar

Sejarah Pendidikan Jurnalistik

Pendidikan jurnalistik dewasa ini sangat banyak ditawarkan di perguruan-perguruan tinggi, dan peminatnya pun cukup banyak pula. Di antara para wartawan yang kita kenal di Indonesia, ada yang pernah mengenyam pendidikan formal ini, namun tak sedikit pula yang tidak pernah dirasakannya sama sekali.

Walaupun tidak melalui pendidikan formal, namun seorang wartawan haruslah mengetahui fungsi utama tugasnya sebagai wartawan, yaitu apa yang secara universal dikenal: (1) menyajikan informasi; (2) memberikan pendidikan; (3) memberikan hiburan. Untuk Baca lebih lanjut

Februari 24, 2010 Posted by | Jurnalistik | , , , , , , , , | 2 Komentar