Journalist Club Sisma

Berdiri, Berlari, Mengejar Informasi

Kompetisi WEB Kompas MuDA & Pertamina


Kompetisi WEB Kompas MuDA & Pertamina merupakan salah satu kegiatan “MuDA Creativity 5th Anniversary” yang diselenggarakan oleh Kompas Muda dan Pertamina Foundation. Selain kompetisi WEB, terdapat juga lomba Menulis, Fotografi, Musikustix, dan Komik. Dengan mengusung tema: “INVESTO” Investasikan Energimu Untuk Bumi, Mudaers juga diberi kesempatan untuk mengikuti seminar.

Ada 2 seminar yang saya ikuti. Pertama, Workshop Citizen Journalism. Mudaers terlebih dahulu mendapat talkshow Kebun Raya Mini oleh Pertamina Foundation. Mudaers juga diperkenalkan dengan SobatBumi, Sebuah platform jejaring sosial tempat kita yang peduli akan kelestarian lingkungan.  Setelah talkshow yang inspiratif, barulah Mudaers mendapat pengetahuan tentang menulis yang dibawakan oleh Redaksi Kompas.

Kedua, Workshop Fotografi yang dipresentasikan oleh Pewarta Foto Kompas. Selain diberikan teori tentang teknik pengambilan foto dan sharing seputar pengalaman. Para peserta juga diberikan waktu untuk hunting foto sebagai implementasi dari materi yang telah disampaikan. Setelah workshop, kami diberikan pengetahuan seputar penghijauan di tengah kota yang dipresentasikan oleh Bali Berkebun, sebagai anak cabang dari Indonesia Berkebun.

Setelah mengikuti serangkaian acara tersebut, saya mencoba untuk mengikuti Kompetisi WEB Kompas MuDA & Pertamina. Semoga tahun ini tulisan saya menjadi yang terbaik. Dan semoga tahun selanjutnya, banyak kegiatan lagi yang diadakan oleh Kompas Muda.

Penghijauan Kota, Kurangi Polusi Udara

Oleh Yudha Surya Pradipta

 

Kotaku tak hijau lagi. Tatkala penebang liar, membakari hutan rindang. Menghapus keasrian alam yang segar. Kotaku tak nyaman lagi, tatkala lapisan ozon semakin tergores, membuat sinar mentari pagi serasa bagaikan api neraka.

Apa yang Anda pikirkan tentang penghijauan? Iya, Penghijauan adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Tapi apakah Anda tahu bahwa penghijauan di Kota dapat mengurangi polusi udara? Dan jawabannya pun sama, iya. Penghijauan di kota merupakan suatu usaha untuk menghijaukan kota dengan melaksanakan pengelolaan taman-taman kota, taman-taman lingkungan, jalur hijau dan sebagainya.

Seringkali kita mendengar tentang gerakan penghijauan untuk menyelamatkan lingkungan serta bumi yang semakin hari semakin panas. Dari dulu, gerakan ini sudah digalangkan. Mulai dari gerakan satu juta pohon yang sudah di canangkan oleh pemerintah Indonesia. Hingga berbagai elemen swadaya masyarakat yang ada dari sabang sampai merauke.

Tapi sepertinya masih belum cukup optimal. Kita juga tak tahu kenapa sampai sekarang gerakan penghijauan tersebut belum optimal. Mungkin karena pengguna kendaraan bermotor di Indonesia sangat banyak. Dan tidak diimbangi dengan ditanamnya pohon untuk mengurangi polusi tersebut. Itulah sebabnya usaha pemerintah untuk melakukan penghijauan belum terwujud.

Padahal kendaraan bermotor menyumbang emisi gas yang paling banyak. Asap kendaraan bermotor membawa dampak yang membahayakan bagi kita, terutama pada proses pernapasan manusia. Karena asap tersebut mengandung CO yaitu hasil pembakaran yang tidak sempurna, sehingga dapat mengganggu proses pernapasan bagi manusia.

Dampak Polusi Udara

Polusi udara adalah masuknya, atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfir yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan.

Polusi udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global.

Dampak  polusi udara memberikan  pengaruh  yang  merugikan  bagi  kesehatan  manusia, bukan  saja  dengan  terhisap  langsung,  tetapi  juga  dengan  cara-cara  pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. Meningginya angka kesakitan dan kematian dan adanya gangguan fungsi  paru-paru dikaitkan dengan kenaikan zat SO2,  SPM,  NO2 dan SO3.

Konsentrasi  yang  juga  mempengaruhi  sistem  pernafasan.  Pemaparan  yang   akut   dapat   menyebabkan   radang   paru   sehingga   respon   paru   kurang permeabel, fungsi pau menjadi berkurang dan menghambat jalan udara. Ozon  dapat  mengiritasi   mata,   hidung   dan   tenggorokan   dan   penyebab   sakit   kepala.   CO  beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan.

Manfaat Penghijauan di Kota

Manfaat penghijauan sangat banyak. Di alam terjadi proses hubungan timbal balik, saling ketergantungan antar komponen. Apa yang dibuang akan menjadi bahan baku bagi yang lain, sehingga tidak ada komponen yang hilang dengan percuma. Selain itu, di alam tidak ada yang gratis, oleh sebab itu semua dinamika komponen pendukungnya berpengaruh pada lingkungan, termasuk hasil perbuatan manusia. Untuk itu, jika kita ingin memperoleh lingkungan yang berkualitas baik, maka kita juga harus memperlakukan lingkungan dengan baik.

Bagi manusia, penghijauan dapat menghasilkan oksigen sehingga dengan meningkatkan penghijauan di perkotaan berarti dapat mengurangi CO2 atau polutan lainnya yang berperan terjadinya efek rumah kaca atau gangguan iklim. dengan diadakannya penghijauan di kota, tentu akan membuat kota semakin asri dan nyaman. Oksigen yang dihasilkan oleh tanaman selain mengurangi polusi, dapat juga menahan erosi permukaan tanah. Jadi di kota tidak akan terjadi banjir dan bencana alam lainnya.

Pohon di kota juga dapat menahan laju air sehingga akan lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah. Menurut penelitian, pohon berdaun jarum mampu membuat 60% air hujan terserap tanah, bahkan pohon yang berdaun lebar mampu membuat 80% air hujan terserap tanah. Dengan kemampuan ini akan meningkatkan cadangan air tanah. Selain itu, pohon merupakan kontribusi air tanah. Sehingga manusia tidak kekurangan air bersih karena pencemaran yang terjadi pada air sungai.

Kurangi Polusi Udara

Mengganti BBM kendaraan bermotor dengan bahan yang ramah lingkungan, misalnya bio premium ataupun bio solar dapat menekan tingkat polusi udara. Tapi apakah bermanfaat untuk jangka waktu dekat? Tidak. Lalu bagaimana? Cara yang paling bermanfaat adalah dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya. Sudah kita ketahui bersama bahwa pohon menyerap CO2 dan menghasilkan O2 (oksigen) yang sangat dibutuhkan manusia dan hewan. Namun dari semua jenis tanaman, tentu ada levelnya, mana yang efektif menyerap CO2 dan mana yang kurang dalam penyerapannya. Dan tidak semuanya berjenis pohon. Ada tanaman hias (lidah mertua), tanaman bunga (bunga matahari), yang efektif menyerap CO2 maupun polutan yang lain.

Gunakan transportasi dengan bijak. Jika kita memiliki kendaraan lebih dari satu. Gunakanlah satu saja. Namun jika kita tidak sedang dalam keadaan sibuk, alangkah baiknya kita menggunakan transportasi umum yang sudah disediakan oleh pemerintah. Ini akan mengurangi polusi udara yang dibuang oleh kendaraan setiap harinya ke angkasa. Jika manusia dapat menyetop emisi gas yang dibuang, bumi kita tidak akan terjadi yang namanya pemanasan global.

Cara lain untuk membantu mengurangi polusi bisa dengan mendaur ulang atau menggunakan kembali. Bahkan, menggunakan kembali satu kilogram bahan berarti mencegah dua kilogram karbon dioksida dari yang dipancarkan ke atmosfer. Reuse kertas dan bahan plastik. Ada begitu banyak hal yang Anda masih dapat melakukannya dengan mereka. Juga, bukan membuang kaleng aluminium, botol kaca dan barang bekas lainnya, menjual ke toko-toko barang bekas, yang mengirim mereka untuk mendaur ulang tanaman. Anda memotong polusi seperti ini, sementara mendapatkan uang. Saat berbelanja, gunakan tas kanvas bukan plastik baru atau kantong kertas.

Apapun yang kita lakukan hari ini akan membantu mengurangi polusi dan CO2 demi kelestarian lingkungan hidup. Jangan lupa bahwa bukan hanya kita yang akan tinggal di dunia ini, tetapi kita akan meninggalkannya untuk anak dan cucu kita. Jadi kalau kota sudah kita rusak sekarang, maka anak cucu kita yang akan menanggung semuanya.

Ingat! Kita juga wajib mengubah diri sendiri dari sekarang agar turut membantu membuat kota kita ini bersih, asri, dan nyaman bagi masa depan anak dan cucu kita. (Yudha Surya Pradipta)

Iklan

Februari 2, 2012 - Posted by | Artikel | , , , ,

2 Komentar »

  1. woooww artikel yang bagus , semoga menang yaaaa 😀
    main-main dong juga ke blog aku , muhammadazmirahman.blogspot.com
    ditunggu ya 😀

    Komentar oleh Azmi | Februari 15, 2012 | Balas

    • makasi bang, ni juga masih belajar nulis, kalah menang udah biasa 😀

      Komentar oleh programa tujuh | Februari 18, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: