Journalist Club Sisma

Berdiri, Berlari, Mengejar Informasi

Cara Mudah Membangkitkan Gairah


Category: Books
Genre: Literature & Fiction
Author: Waitlem

Penerbit: Yayasan Citra Budaya Indonesia
Cetakan: Pertama
Padang, Oktober 2007
Halaman: 110
Harga: Rp. 22.500,-.

Membeli buku ini selain karena tema yang memang sedang dicari, tapi juga karena penampilan yang imut. Sangat terkesan dengan simpel dan tipisnya. Pewajahan cover baik depan dan belakang juga sesuai dengan selera saya. Dari semua hal tersebut, seolah buku ini akan memberi banyak kemudahan, bukannya setumpuk teori yang justru akan menambah kepusingan pembaca yang notabene sedang belajar menulis.

Merujuk pada judulnya, isi buku ini benar-benar provokator yang sangat baik. Seolah tidak ada sulitnya untuk menulis. Hanya satu hal yang perlu kita perlu lakukan. Ketik satu kata dan biarkan pikiran yang mengendalikan semuanya hingga satu tulisan itu selesai. Jangan pernah pikirkan, tulisan itu akan jadi berapa halaman, kapan selesainya, dan lupakan (dulu) segala teori akademis yang memberi setumpuk syarat. Misalnya, tata bahasa, pemulisan ejaan dll.

Yang lebih penting lagi, buku ini mengatakan, tidak ada tulisan yang jelek. Masalahnya hanyalah tercipta tidaknya kesesuaian selera antara tulisan kita dengan selera penerbit, mass media tempat kita mengirimkan artikel atau tulisan tersebut. Bisa jadi tulisan yang telah di tolak berpuluh kali, sewaktu akhirnya di terbitkan akan menjadi best seller. Telah banyak kejadian tentang itu.

Pernah ada satu kejadian, satu tulisan dikirim ke media “A” dan di tolak. Dikirim ulang ke berpuluh media lainnya, hasilnya sama, di tolak juga. Akhirnya dikirimkan ke media “A” lagi tanpa perubahan sama sekali. Hasilnya? Tayang dan menuai banyak pujian. Jadi selain masalah selera, waktu yang tepatpun sangat berperan di sini.

Berikut langkah-langkah yang diangkat buku ini yang harus dilakukan oleh seorang (calon) penulis agar meraih sukses:

01.Katakan dengan Tulisan > jangan katakan sekedar dengan bunga, katakan dengan tulisan. Setiap ide akan menjadi tulisan dan setiap tulisan akan menjadi peluang.

02.Menulis Itu Mudah > Penerbit tak memerlukan ijazah anda. Hanya perlu kemauan dan kemampuan membaca dan menulis.

03. Tetapkan Tujuan > Tujuan akan memberi motivasi. Semua sisi kehidupan memerlukan motivasi, termasuk penulis.

04. Ide di Mana-mana > Disini ada satu prinsip yang perlu dipegang, “Tidak ada yang sama di dunia ini”. Walaupun satu ide yang sama pernah di tulis oleh banyak penulis, hasilnya tak akan sama. Jadi jangan takut untuk menulis hal yang sama tersebut.

05. Hari-hari Penting > Jika anda menulis untuk satu harian, perhatikan hari-hari penting (nasional / internasional) dan tulis tentangnya. Ide boleh sama, hasil tulisan pasti akan berbeda.

06. Ketidakmampuan Juga Ide > Tidak mampu menulis? Kenapa tidak membuat tulisan berjudul “Mengapa Anda Tidak Mampu Menulis?” atau “Sepuluh Kiat Mengatasi Ketidakmampuan Menulis”. Gampangkan?

07. Berangkat dari Satu Ide > Dalam satu momen penting, seringkali media memuat 4 hingga 5 tulisan dengan ide yang sama. Namun isinya berbeda. Jadi? Segeralah menulis.

08. Boleh Melompat Pagar > Jangan hanya menulis tentang satu tema yang menjadi bidang keahlian anda. Lompatilah pagar dan menulis juga tentang bidang lainnya. Ingat, menulis tidak memerlukan ijazah satu bidang.

09. Mengolah Ide > Ide ada dimana-mana. Satu ide akan melahirkan ide-ide lainnya.Setiap ide bisa menjadi satu tulisan. Semua tergantung kita, mau mengolahnya atau tidak.

10. Menjual Ide > Setiap ide yang dipindahkan menjadi tulisan akan berubah menjadi uang. Anda akan menjadi kaya dengan menulis. Kaya materiil, moril dan harga diri.

Masih ada 15 langkah lainnya lagi yang kesemuanya dijelaskan secara simpel dan sangat mendorong kita untuk segera menulis. Syaratnya mudah, mulailah dengan mengetik satu kata dan biarkan pikiran yang akan melanjutkannya menjadi satu tulisan utuh.

Dan akhirnya adalah jangan pernah putus asa dengan penolakan. Di tolak bukan karena tulisan kita jelek. Ada seribu alasan yang mengakibatkan tulisan kita tak layak terbit pada satu saat dan menjadi sangat layak di saat yang lain. Kirim dan kirim. Kirimkan lagi. Ubah jika memang ada permintaan. Jika ditolak tanpa alasan yang jelas, kirimkan ke media lain. Sepuluh, dua puluh, bila perlu sampai ratusan kali dikirim. Peluang akan datang di saat yang tepat. (Aster’s Collections)

Maret 24, 2010 - Posted by | Resensi Buku | , , ,

9 Komentar »

  1. hmmm.. buku yang bagus, bisa memacu gairah para penulis muda dengan semangat membara menjadi berkali-kali lipat dan sudah pasti membangun pondasi yg kokoh untuk memulai kembali menulis setelah mungkin sudah beberapa kali menulis dan sering juga mengirimkannya tapi tak ada tanggapan dari media, dengan satu tekad yang lahir dari pencerahan yang didapat dari buku ini : Jangan Menyerah..!!

    trimz ya bwt resensi bukunya, cool abiez..๐Ÿ™‚

    bwt tmn2 mampir ya ke :
    http://freetalkdutaaurora.wordpress.com

    trimz ya..

    Komentar oleh freetalkdutaaurora | Maret 24, 2010 | Balas

  2. jadi pengen beli nih..๐Ÿ˜€

    Komentar oleh kimsanada | Maret 26, 2010 | Balas

    • bli aja, ntar keburu habis lho.๐Ÿ˜€

      Komentar oleh programatujuh | Maret 27, 2010 | Balas

  3. bagus artikelnya

    Komentar oleh n44f11 | Maret 28, 2010 | Balas

  4. wah bagus, menarik, kreatif……ayo bangkit….

    Komentar oleh fauzidesign | Maret 30, 2010 | Balas

  5. Tulisan yang good teman. Oh ya, sya da tulisan ‘mendapatkan+dolar’ segera daftarny dgn klik kunjungi situs ini. Jgn lupa ksh tw yg lain untk daftar ya. Trims

    Komentar oleh Randy Harland Prastianto | April 6, 2010 | Balas

    • ok2.. gmn yah caranya biar menulis d blog itu dpt uang ?

      Komentar oleh programatujuh | April 7, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: